Pantai Karang Hawu Cisolok

Sabtu, April 15th 2017. | MISTIK NEWS

Pantai Karang Hawu Cisolok

Pantai Karang Hawu, terletak di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Dahulu kala diceritakan secara turun temurun tidak tahu persis yang pertama kali menyebut demikian, Karang Hawu ( karang berbentuk tungku ) salah satu tebing itu merupakan tempat Nyai Roro Kidul (putri Prabu Siliwangi) mencemburkan diri ke laut karena frustasi dengan penyakit yang dideritanya. Setelah mencemburkan diri, akhirnya penyakit sang putri itu sembuh, sebagai imbalannya sang putri harus tinggal di laut dan tidak bisa kembali ke bumi lagi. Sang putri itulah yang kemudian disebut Nyai Roro Kidul, penguasa laut selatan. Masyarakat pantai selatan khususnya Pelabuhan Ratu, percaya adanya penguasa laut selatan yaitu Ratu Kidul. Ia dipercaya sebagai seorang ratu yang cantik seperti bidadari. Di Laut Selatan adalah nama lain dari Samudra Hindia terletak di sebelah selatan Pulau Jawa, ia bertahta pada sebuah kerajaan makhluk halus yang besar dan indah.

Pantai Karang Hawu Konon, karang yang menjorok ke laut itu merupakan singgasana Nyai Roro Kidul, penguasa Laut Selatan. Pada beberapa cekungan batu karang itu terdapat genangan air yang jernih. Banyak yang memanfaatkan air itu untuk mandi atau membasuh mukanya karena hal itu diyakini dapat membawa berkah. Persisnya, singgasananya terletak di atas bukit karang yang menjorok ke lautan lepas Samudra Hindia. Di bukit karang itulah Nyi Roro Kidul diyakini pernah menyendiri dan bertapa. Cerita legenda tersebut tak hanya berkembang di masyarakat Sunda, tapi juga konon dipercaya presiden pertama RI, Ir. Soekarno. Konon, Sang Proklamator itu pernah bertapa di patilasan Nyi Roro Kidul. Dalam cerita rakyat Sunda disebutkan, Nyi Roro Kidul atau Putri Lara Kadita adalah putri kesayangan dan paling dicinta ayahnya, Prabu Siliwangi. Selain dikagumi karena kecantikan parasnya, sang putri juga dikenal berbudi halus. Kecantikan dan kasih sayang berlebih itulah yang kemudian menimbulkan rasa iri dan dengki para selir Prabu Siliwangi.
Puncaknya, para selir itu mengirim sihir sehingga sang putri menderita penyakit kulit yang tak ada obatnya. Sang putri pun terusir dari istananya dan berjalan menuju ke arah selatan hingga ke puncak bukit Karanghawu untuk kemudian bertapa. Dalam tapanya, sang putri mendapat wangsit untuk terjun ke laut selatan (Samudra Hindia) agar sakitnya pulih dan menjadi manusia sakti. Karena kesaktiannya itulah, sang putri kemudian menjadi penguasa Laut Selatan dan berjuluk Ratu Laut Selatan atau Kanjeng Ratu Kidul.

Biasanya pada bulan April masyarakat sekitar Palabuhan ratu mengadakan ritual upacara adat Hari Nelayan. Hari Nelayan dimaksudkan sebagai syukuran atas rezeki yang telah mereka dapatkan dari hasil laut dan agar dijauhkan dari bencana. Biasanya dalam upacara ini disediakan sesaji berupa kepala kerbau yang nantinya akan dilarung ke tengah laut.

syarat bertemu nyi roro kidul, 7 sumur pelabuhan ratu, sejarah pantai pelabuhan ratu, makam nyi blorong, karang hawu pelabuhan ratu, mistis pantai pelabuhan ratu, petilasan ratu, mitos pelabuhan ratu, mitos kamar 308 pelabuhan ratu, pantai pelabuhan ratu karang hawu, tempat ziarah di sukabumi

penampakan nyi roro kidul, nyi roro kidul dan soekarno, wajah asli nyi roro kidul, nyi roro kidul dan prabu siliwangi, nyi roro kidul asli, legenda nyi roro kidul menurut islam, perbedaan nyi blorong dan nyi roro kidul, perkawinan nyi blorong, asal usul nyi roro kidul & nyi blorong, silsilah ratu pantai selatan, film nyi blorong

prabu kian santang, prabu siliwangi dan nyi roro kidul, kesaktian prabu siliwangi, keturunan prabu siliwangi, ciri keturunan prabu siliwangi, makam prabu siliwangi, silsilah prabu siliwangi sampai nabi adam, sejarah prabu siliwangi di gunung salak, keturunan kian santang

Di sekitar pantai juga terdapat dua pegunungan yang nampak asri, yaitu Pegunungan Winarum dan Pegunungan Rahayu. Untuk menuju puncak pegunungan itu, harus berjalan kaki melalui jalan setapak. Di puncak Pegunungan Winarum tersebut, terdapat makam dan petilasan yang dikeramatkan, yaitu makam Syeh Hasan Ali, seorang ulama besar dan cukup terkenal di daerah Sukabumi. Pada zaman dulu di bukit ini juga pernah dijadikan tempat pertemuan 40 ulama besar dalam mengatur strategi penyebaran agama Islam di daerah selatan Sukabumi. Kemudian di puncak Pegunungan Rahayu terdapat makam seorang tokoh penyebar agama Islam yang bernama Raden Dikudratullah dan Raden Cengkal.

tags: